Selasa, 12 Mei 2009

TEMBOK PENASARAN

Siapakah engkau yang mengendalikan perasaanku dari balik tembok penasaran……… siapakah engkau yang telah berbicara padaku tapi tak pernah aku temukan…….. aku menulis pada halaman kehidupan dengan tinta tetesan airmata, tentang penyakit cinta yang membuatku terpuruk dan bersama tombak waktu yang sebentar lagi akan membunuhku…….

Engkau berbicara dengan bahasa yang tak kumengerti, sehingga aku tak bisa langsung menyentuhmu, tetapi hanya bayanganmu yang dapat kuraih. Langit yang bisu inilah menjadi saksi.

Aku ingin memadamkan cahaya matahari, aku ingin memerahkan salju, aku ingin mendaki hujan, aku ingin menangkap angin….. tapi semua takkan pernah terjadi, seperti aku yang mungkin takkan pernah bisa menyentuh hatimu, memeluk jiwamu...

Aku selalu merindukanmu di bangunan waktu, di retakan dinding kehidupan, di ceceran air harapan….dan tak pernah ada madu kebahagian yang menghinggapi bunga jiwaku.

Pagi aku melihatmu, malamnya aku merindukanmu, apapun yang terjadi aku ingin menceritakannya padamu… apa yang aku lihat aku ingin membelikannya padamu……..

Aku ingin menghabiskan waktu disisimu, setelah kita bosan hidup

Kau akan kutemukan walau akan melampaui waktu....

Tidak ada komentar: